
berikut beberapa hal menarik tentang google chrome yang patut kita pertimbangkan. . . .
sejarah dan kelebihan-kelebihan google chrome
Google telah memulai sebuah proyek baru membuat sebuah browser open source yang dinamakan Google Chrome (spt judul diatas). Ini menandakan bahwa mereka akan bersaing dengan Mozilla Firefox yang telah “dikencani” nya selama beberapa tahun terakhir.
Menurut sumber dari Google Blogoscoped, browser ini akan mempunyai fitur dan kemampuan :
- JavaScript Virtual Machine yang dinamakan V8, dengan didukung oleh V8, maka browser ini akan memompa kecepatan browser menjadi beberapa kali lipat dan seperti para programmer java tahu bahwa, JVM mempunyai kelebihan di dalam menghemat memori, robust, dan reliable.
- Google Chrome menggunakan spesial tabs di dalam tasking dari satu jendela ke jendela lain. Spesial tabs ini berbeda seperti yang tampak pada browser Mozilla kita yang tabs nya terletak dibawah address bar, tabs Google Chrome akan terletak diatas (=hmmm.. nampaknya bukan kelebihan yang patut dibanggakan ya!)

- rowser mempunyai kelebihan auto-completion di address bar yg dinamakan omnibox. Kemampuan ini nampaknya memang patut dikagumi. Google Chrome akan memberikan search suggestions ketika kita mengetik kata kunci yang kita inginkan. Search suggestion yang kita berikan spt “canon digital camera” akan menjadi “digital camera”.
- Google Chrome mempunyai fitur “speed dial” yg hampir sama dengan browser Opera, dimana memberikan thumbnails screenshot terhadap 9 halaman yang paling sering kita kunjungi dan menampilkan latest bookmark dan latest search

- Incognito, sebuah fitur yang menjaga privasi seperti halnya Microsoft dengan InPrivate. Cara kerja dan kemampuan incognito nanti akan kita bahas lebih dalam setelah browser ini bisa didownload dan dipakai..
- Google Chrome akan selalu / setiap saat mendownload list situs-situs berbahaya yang akan mencegah penyebaran malware/spyware/worm dan serangan-serangan lain spt phising dan pencurian identitas, dll
Dengan fitur-fitur yang wow diatas, saya rasa tidak ada lagi keraguan bagi kita utk mencoba menggunakan Google Chrome sebagai browser masa depan kita!
Kecepatan,Keamanan,Kenyamanan serta Kemudahan adalah kuncinya !
Anda dapat membaca lebih lanjut mengenai kelebihan dan kinerja dari Google Chrome di blog resmi Google Blog - A fresh take on the browser
Apakah Firefox 3 dan IE8 akan ditinggalkan ? Kita buktikan saja nantinya setelah kita sudah download browser gratis tersebut
copied from http://www.speedytown.com/kimyong/
Untuk melakukan instalasi, anda harus mengunduh file instalasinya dari http://www.google.com/chrome. File ChromeSetup.exe sebesar 475kb ini tidak dapat langsung diinstal di komputer. Ketika dijalankan, ChromeSetup akan mengunduh file-file yang diperlukan dari Internet. Anda harus menunggu beberapa saat sampai aplikasi ini selesai mengunduh, kemudian instalasi dapat dilakukan dengan cepat hanya dengan menekan beberapa tombol.
Dengan demikian, saat instalasi komputer kita harus terhubung ke Internet. Entah mengapa Google membuat proses instalasi yang tidak praktis seperti ini.
Antarmuka
Secara default, Google Chrome mendukung Bahasa Indonesia. Sangat menarik untuk sebuah web browser versi Beta, yang baru saja pertama kali dirilis, sudah mendukung banyak bahasa. Kita juga dengan mudah mengubah pilihan bahasanya jika tidak terbiasa dengan software berbahasa Indonesia.
Ketika pertama kali menggunakan Chrome, muncul pertanyaan di benak saya, “Kok tidak ada title bar nya?” Google Chrome tidak menggunakan title bar standar dari Windows. Google mendesain title bar sendiri yang menyatu dengan tab, dengan tombol minimize, maximize dan close yang mirip dengan Windows Vista. Chrome juga tidak memiliki menu bar. Hanya ada tab dan address bar saja. Hal ini menjadikan tampilan halaman web menjadi lebih luas. Sangat cocok untuk notebook Axioo Pico saya yang layarnya hanya 10″.
Halaman muka Chrome menampilkan thumbnail situs-situs yang sering disinggahi. Mirip seperti Opera. Dan jika kita mengetikkan sesuatu yang bukan alamat web pada addres bar, maka Chrome akan menyambungkannya ke halaman pencarian Google. Cukup praktis sehingga tidak perlu ada dua form untuk addres bar dan pencarian seperti pada Firefox dan Opera.
Intinya, Google berusaha membuat tampilan yang “minimalis”, namun tetap menarik dan elegan. Seperti filosofi Google ketika pertama kali muncul dengan search engine nya. Chrome memang Google banget!
Halaman muka Google Chrome
Kecepatan
Kalau menurut feeling saya sih, memang terasa Google Chrome lebih cepat, terutama untuk membuka situs-situs milik Google yang kaya akan Java Script. Saya tidak sempat melakukan benchmark (karena tidak tahu bagaimana caranya melakukan benchmark web browser). Namun ijinkanlah saya mengutip hasil benchmark Java Script dari CNet


Kekurangan
Ada beberapa kekurangan Google Chrome, namun harap dimaklumi karena memang aplikasi ini masih versi Beta.
Beberapa situs tidak bisa dibuka karena tidak mengenali web browser.Sebagai sebuah browser yang baru dirilis (dirilis hari ini!) wajar saja jika situs tersebut tidak mengenal Chrome. Menurut saya, itu adalah kesalahan pemilik situs yang memaksa pengakses untuk menggunakan browser tertentu.
Halaman post pada Wordpress hanya bisa digunakan dalam mode HTML, tidak bisa dalam mode visual.Saya tidak tahu apakah ini terjadi hanya pada blog saya atau pada semua blog. Saya sudah mencoba berbagai macam cara namun tetap saja mode visual tidak bisa digunakan. Hal ini sungguh tidak menyenangkan.
Kesimpulan
Google Chrome benar-benar mengikuti filosofi Google: bersih dan cepat.
Bagi yang fanatik dengan Google, bolehlah berpindah ke browser ini. Walaupun masih versi Beta, namun usabilitas dan stabilitasnya sudah cukup bagus. Namun saya pribadi masih belum bisa berpindah dari Firefox. Terutama dengan adanya beberapa kekurangan di atas.
Bagi para pengguna Linux, harus sedikit bersabacoba dengan menggunakan Wine
r karena Google Chrome versi Linux belum dirilis. Untuk sementara mungkin anda bisa men

0 comments:
Poskan Komentar